Jual V20 3kW Inverter Drive Siemens
Spesifikasi & distribusi komponen Inverter Drive Siemens.
Technical Information
Request Quote
Dapatkan penawaran harga terbaik, stok terupdate, dan estimasi pengiriman cepat.
Spesifikasi
Spesifikasi Produk
| Fitur | Spesifikasi |
|---|---|
| Pabrikan | Siemens |
| Kategori Komponen | Inverter AC |
| Nomor Bagian | V20 3kW (FSAD) 230V 1ph to 3ph |
| Tegangan Masukan | 230V AC (Satu Fasa) |
| Tegangan Keluaran | 230V AC (Tiga Fasa) |
| Daya Output | 3kW |
| Rating EMC | C1 |
| Frekuensi Output | 0 – 550 Hz |
| Suhu Operasional | -10°C hingga +60°C |
| Proteksi Lingkungan | IP20 |
| Metode Kontrol | V/f control, FCC |
| Antarmuka Pengguna | Built-in operator panel, BOP |
| Dimensi | 100 x 160 x 150 mm |
| Berat | 1,5 kg |
Technical Depth
Inverter Siemens V20 3kW ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan daya hingga 3kW, dengan kemampuan mengkonversi tegangan input 230V AC satu fasa menjadi tegangan output 230V AC tiga fasa. Frekuensi output yang dapat diatur mulai dari 0 hingga 550 Hz memberikan fleksibilitas maksimal dalam pengaturan kecepatan motor. Inverter ini juga dilengkapi dengan fitur kontrol V/f dan FCC yang memastikan stabilitas dan presisi dalam pengaturan frekuensi.
Rating EMC C1 menandakan bahwa inverter ini memenuhi standar elektromagnetik yang ketat, sehingga dapat digunakan di lingkungan industri yang sensitif terhadap gangguan elektromagnetik. Dengan suhu operasional yang luas, mulai dari -10°C hingga +60°C, inverter ini mampu beroperasi dengan andal di berbagai kondisi lingkungan.
Proteksi lingkungan dengan rating IP20 menunjukkan bahwa inverter ini memiliki perlindungan terhadap benda padat yang lebih besar dari 12 mm, meskipun tidak tahan terhadap air. Antarmuka pengguna yang intuitif dengan built-in operator panel (BOP) memungkinkan pengaturan dan monitoring yang mudah. Dimensi kompak (100 x 160 x 150 mm) dan berat yang ringan (1,5 kg) mempermudah pemasangan dan integrasi dalam berbagai aplikasi industri.
Industrial Application
Inverter Siemens V20 3kW banyak digunakan dalam berbagai sektor industri, antara lain:
- Industri Manufaktur: Mengontrol kecepatan dan torsi motor pada mesin-mesin produksi.
- Industri Otomotif: Mengoptimalkan operasi peralatan otomasi dan assembly line.
- Industri Makanan dan Minuman: Menjaga konsistensi proses produksi pada conveyor dan mixer.
- Pengolahan Air dan Limbah: Mengatur kecepatan pompa untuk efisiensi energi dan kinerja optimal.
- HVAC (Heating, Ventilation, and Air Conditioning): Menyesuaikan kecepatan kipas dan kompresor untuk penghematan energi.
- Pertanian dan Irigasi: Mengontrol motor pompa dan sistem irigasi secara efisien.